Category Archives: Catatan Perjalanan

Trigoniulus Corallinus : Milipide Penghasil Cairan yang Dapat Melepuhkan Mata Manusia

Apa yang akan terjadi jika mata manusia terkena cairan yang dapat melepuhkannya? Yang akhirnya dapat menjadi buta? Tentu kita tak ingin hal ini terjadi. Bahkan di dalam mimpi sekalipun. Selepas menghela nafas saat maghrib tiba, kami menyiapkan sebuah headlamp agar bisa menembus gelapnya hutan rimba. Hal ini terpaksa kami lakukan agar semata-mata kami tak menginap di tengah hutan tanpa adanya … Continue reading

Posted in Catatan Perjalanan | Leave a comment

Durian Rimba, Manisnya Alami Tanpa Harus Membohongi

Di hutan lebat seperti ini hanya berlaku 2 hukum : hukum adat dan hukum rimba. Tanpa bermaksud mengesampingkan hukum pidana dan perdata, di pedalaman hutan ini tidak berlaku keduanya. Jika terjadi apa-apa dengan diri kita, pasrahkan saja semuanya pada Allah semata. Tuntas sudah. Dalam perjalanan dari Hulu Menyanoi (Sungai Putih) ke Pintu Rimba, kami mendapati kulit durian yang sudah terbelah. … Continue reading

Posted in Catatan Perjalanan | Leave a comment

Tawon Rimba : Sengatan Mengerikan yang Membuat Badan Demam

Sebelum mengambil keputusan untuk melintasi hutan rimba, saya membaca beberapa testimoni orang-orang yang pernah melalui jalur ini. Hampir semua yang menulis di buku tamu Taman Nasional mengatakan : “Tawonnya benar-benar mengerikan.” Imajinasiku benar-benar tak bisa menangkap kata-kata ‘mengerikan’ itu seperti apa sebenarnya. Apakah tawonnya sebesar bola pingpong? tenis? Atau mainnya keroyokan seperti dalam film pedalaman hutan Peru, Apocalypto? Ah sudahlah. … Continue reading

Posted in Catatan Perjalanan | Leave a comment

Piye Kabare? Enak Nang Kampung To?

Kalau melintasi sungai di waktu dan moment yang tepat, jangan heran kalau banyak masyarakat dayak tidak memakai pakaian. Ritual tiap pagi dan sore hari : mandi, cuci, kakus. Bagi anak-anak bermain di kali adalah suatu hal yang sungguh menyenangkan.Sungai adalah sahabat paling akrab bagi mereka. Jantung kehidupan. Kalau ditanya, ‘emang adek ga takut ada buaya?’ itu sama saja kita mengebiri hajat-hajat … Continue reading

Posted in Catatan Perjalanan | Leave a comment

Gadis Dayak dan Denda Adat

Sosok berkulit putih, bermata sipit, berambut panjang, pirang, senyumnya sederhana dan juga cantik tentunya, memecah keceriaan anak-anak hulu sungai yang sedang mandi di sebuah sore. Sambil menunggu senja tenggelam, dia tampak asyik bermain air sungai jernih yang hanya setinggi dada orang dewasa. Sesekali mengusap rambutnya yang sudah terlanjur basah, dia timbul tenggelam ke permukaan. Anda tertarik? Ooops. Jangan sampai anda … Continue reading

Posted in Catatan Perjalanan | Leave a comment

Demi Mimpi-Mimpimu, Melajulah Sampai Jauh 

Sebuah perahu klothok (perahu kecil yang terbuat dari kayu meranti) mengangkut penumpang dari desa di sepanjang hulu sungai menuju kecamatan Serawai. Baling-baling bagian belakang perahu ini sedang bermasalah sehingga harus dikayuh menggunakan sebatang galah.Beberapa desa sepanjang hulu sungai menggunakan alat transportasi perahu sebagai transportasi satu-satunya untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari di kecamatan. Itu pun tidak setiap hari dilakukan. Tiap sebulan sekali … Continue reading

Posted in Catatan Perjalanan | Leave a comment

Hippodamia Apicalis : Lady Beetle yang Suka Mengendap-endap

Di Hulu Rabang (sungai bercabang dua) seekor hewan terlihat merayap mengendap-endap di sebuah batang pohon kering. Ketika di dekati dia malah pergi dengan cepat meninggalkan kami. Beberapa saat kemudian dia berhenti seolah ingin mendapatkan perhatian dari beberapa orang yang jarang ditemuinya di tengah hutan. Bentuk badannya memanjang. Sekujur badannya hitam legam dan mengkilat kecuali pangkal kakinya berwarna merah. Berjajar rapi … Continue reading

Posted in Catatan Perjalanan | Leave a comment

Bunga Putih Trapesium : Pemandangan Di Kala Kedinginan

Setangkai bunga di pertigaan Sowa Tahutung. Pertigaan Kabupaten Sintang Kalimantan Barat, Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah, dan Sowa Badak Tugu Perbatasan. Nama bunganya entahlah. Kami menemukannya saat akan menuju Kabupatengan Kalimantan Tengah. Hujan rintik menemani kami dalam memandang keindahan bunga ini. Sesekali angin berhembus kencang membawa dingin yang menyapa badan.

Posted in Catatan Perjalanan | Leave a comment

Lymantria Dispar : Si Cantik yang Menawan Namun Membahayakan

Hujan gerimis menyambut kami saat akan meninggalkan Sowa Badak, letak tugu perbatasan Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Awan mendung sudah menggeliat selepas Subuh hari. Dibalik tebangan kayu yang ditinggalkan para pemburu, muncullah sosok makhluk hutan yang elok nan cantik namun sangat berbahaya. Dialah Lymantria Dispar. Makhluk ini dikategorikan dalam keluarga ulat. Ciri khasnya adalah bulu yang tumbuh banyak di area … Continue reading

Posted in Catatan Perjalanan | Leave a comment

Chica dan Sapi Kesayangannya

Dari kejauhan kami melihat seorang anak sedang menggendong keranjang yang terbuat dari rotan berisi dedaunan dan kulit durian. Dia menghampiri seekor sapi yang ditambatkan di salah satu tiang belakang sekolah. Melihat gerak-geriknya yang lucu, kami berusaha mendekati dia sekedar ingin tahu apa yang akan dilakukannya. Setelah berhasil mendekati dia dari jarak yang lumayan dekat, kami bertanya padanya. “Adik mau kasih … Continue reading

Posted in Catatan Perjalanan | Leave a comment