Salam Rindu Dari Utara

backdrop1GORESAN PENA

Sabtu, 6 Juni 2016 tak sengaja kami bertemu dengan kawan Luar Batang di Kota Tua. Kebetulan di saat yang sama, kami selesai menghadiri acara malam sastra. Hendak membicarakan aksi sosial di minggu ketiga Ramadhan, tak sengaja dia mengajak kami berkeliling kawasan Kota Tua hingga ke kawasan Luar Batang yan konon katanya tidak jadi digusur oleh Pemda Jakarta. Memasuki gang-gang sempit di malam buta, melewati keramaian kampung relegius tersebut, hingga suatu ketika pandangan kami terpaku pada air rob yang membanjiri lorong-lorong gang Luar Batang yang bersinggungan dengan bibir laut.

Kami bertanya kepadanya,”sejak kapan kampung ini begini?”

“Hampir setiap kali laut pasang beberapa titik jalan akan terendam”, katanya.

11

Berbagai Kegiatan Saat Berlangsungnya Acara

Air hitam dan berbau asin muncul tiba-tiba ke permukaan menggenangi pemukiman warga. Jika tak terbiasa, kaki dan badan akan terasa gatal ketika terpaksa melintasinya. Kemudian kami bertanya tentang keberadaan beberapa lokasi panti asuhan yang terletak di sana. Salah satu yang kami jumpa adalah Yayasan Panti Asuhan Miftakhul Khoir yang dinaungi oleh Ustadz Iman Ibrahim.Setelah melihat kondisinya kami memutuskan untuk menabur rindu pada anak-anak yatim di panti asuhan itu.

Tak akan mengubah hidup mereka sepenuhnya memang. Namun setidaknya apa yang akan kami lakukan ini bisa membuat bibir kaku anak-anak yatim di kawasan ini bisa tersenyum ceria satu hari. Harapannya tetaplah mereka melaksanakan perintah agama dan menjaga akhlak kepada sesama. Sedangkan bagi kami dan juga para donatur nantinya, adalah salah satu upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah, bersilaturahmi, mawas diri akan segala kondisi dan berbagi sedikit rejeki untuk adik-adik kita.

133

Ekspresi Senyum Anak-Anak Saat Bersama Kami

JALANNYA ACARA

Langit Jakarta di siang 20 Ramadhan tak begitu panas menyengat. Sabtu, 25 Juni 2016 Ramadhan sudah berjalan 2/3 nya. Sebuah mobil dari Tangerang terpakir manja di depan gang untuk mengangkut semua logistik pakaian layak pakai ke lokasi panti asuhan. Sedari siang kami menyiapkan segala kebutuhan untuk kelancaran acara sore itu.

14

Foto Bersama dan Penyerahan Simbolis

Lokasi panti asuhan tak mampu menampung jumlah anak-anak dan para donatur yang datang. Kami dengar, jumlah anak yatim dan dhuafa akan melebihi ekspektasi kami sebelumnya. Ruangan pos RW kami coba siapkan agar bisa menampung semuanya namun akhirnya kami urungkan. Terlalu naif jika kami tetap memaksakan di sana karena ruangannya cukup terbuka, tak tega jika ada beberapa warga sekitar hanya melongo tanpa kami ajak masuk ke dalam. Akhirnya salah satu pengurus menawarkan rumahnya sebagai lokasi acara.

Riuh canda anak-anak bergemuruh di salah satu sudut rumah, yang di depannya mengalir sodetan laut utara Jakarta. Suasana bertambah ramai saat sang moderator memulai acara dengan membagikan doorprice. Beragam pertanyaan dilempar ke anak-anak : “Ada yang hafal surat yang menerangkan lailatul qadr? Ada yang tahu nama-nama nabi? Ada yang tahu bacaan tajwid?” dan masih banyak yang lainnya. Hingga menjelang berbuka puasa, tak surut semangat mereka untuk mendapatkan doorprice dari kami.

12

Suasana Saat Tanya Jawab Pembagian Doorprice

Salah satu anak kala sore itu menjadi bintang acara, Sandi namanya. Tak tampak kenapa-napa jika kita tak mengajaknya bicara. Seorang anak yang tetap semangat dalam keterbatasannya. Meskipun pendengarannya terganggu, bicaranya tak cukup jelas, dan penglihatannya tak sempurna juling dua-duanya tak sedikitpun dia mengeluh. Dia mengajarkan pada kami tentang menerima segala pemberian tuhan, banyak mengeluh hanya melemahkan hati tanpa ada rasa syukur tentang kehidupan. Dengan kondisi seperti itu, dia memang tak pernah meminta dan juga tak banyak segala macam tanya. Dia menerima ciptaan Allah apa adanya.

Berikut Rundown Acara pada Hari Sabtu, 25 Juni 2016

Acara ”Kami mewakili segenap para Bapak/Ibu donatur mengucapkan Nawaina An Ukhrija Zakat Wal Sodaqoh (Kami berniat mengeluarkan zakat dan sodaqoh) kepada adik-adik di panti asuhan ini. Semoga apa yang kami lakukan ini menjadi silaturahmi yang bermanfaat, amal yang diberkahi Allah Ta’ala, diluaskan segala rezekinya dan dikabulkan segala hajat-hajatnya. Amin.”

ALOKASI PENGGUNAAN DANA

Selain dana yang masuk, ada juga barang yang kami terima seperti mukena, sarung, makanan/minuman ringan, peralatan sekolah, dan sumbangan beberapa karug pakaian layak pakai. Berikut alokasi penggunaan dana dari para donatur yang budiman : Alokasi Dana NAMA-NAMA DONATUR

Berikut kami lampirkan juga nama-nama donatur yang telah mempercayakan kepada kami : Donatur1 Donatur2 Donatur3 PENUTUP

Terima kasih kepada Bapak/Ibu donatur yang dermawan, semoga apa yang sudah Bapak/Ibu lakukan dapat menjadikan semangat untuk lebih giat beribadah dan beramal lagi. Insya Allah kami tidak berhenti sampai di sini untuk melakukan aksi sosial. Ke depannya kami ingin melakukan aksi sosial serupa lebih banyak lagi jikalau Allah mengizinkan kami. Wallahu Muwafiq Ila Aqwamit Thoriq, Wasalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Kritik/Saran : Sintha 089643876880 Adissa 089659640365 Maul 085782048087 Rosyid 085649173698

This entry was posted in Asyiknya Menulis. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>