Monthly Archives: January 2016

Bunga Putih Trapesium : Pemandangan Di Kala Kedinginan

Setangkai bunga di pertigaan Sowa Tahutung. Pertigaan Kabupaten Sintang Kalimantan Barat, Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah, dan Sowa Badak Tugu Perbatasan. Nama bunganya entahlah. Kami menemukannya saat akan menuju Kabupatengan Kalimantan Tengah. Hujan rintik menemani kami dalam memandang keindahan bunga ini. Sesekali angin berhembus kencang membawa dingin yang menyapa badan.

Posted in Catatan Perjalanan | Leave a comment

Lymantria Dispar : Si Cantik yang Menawan Namun Membahayakan

Hujan gerimis menyambut kami saat akan meninggalkan Sowa Badak, letak tugu perbatasan Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Awan mendung sudah menggeliat selepas Subuh hari. Dibalik tebangan kayu yang ditinggalkan para pemburu, muncullah sosok makhluk hutan yang elok nan cantik namun sangat berbahaya. Dialah Lymantria Dispar. Makhluk ini dikategorikan dalam keluarga ulat. Ciri khasnya adalah bulu yang tumbuh banyak di area … Continue reading

Posted in Catatan Perjalanan | Leave a comment

Chica dan Sapi Kesayangannya

Dari kejauhan kami melihat seorang anak sedang menggendong keranjang yang terbuat dari rotan berisi dedaunan dan kulit durian. Dia menghampiri seekor sapi yang ditambatkan di salah satu tiang belakang sekolah. Melihat gerak-geriknya yang lucu, kami berusaha mendekati dia sekedar ingin tahu apa yang akan dilakukannya. Setelah berhasil mendekati dia dari jarak yang lumayan dekat, kami bertanya padanya. “Adik mau kasih … Continue reading

Posted in Catatan Perjalanan | Leave a comment

Kerajaan Pacet Ada di Pedalaman Kalimantan

Untuk menuju desa Tebing Hiran yang sudah masuk wilayah Kalimantan Tengah, kami harus melewati rimbunnya hutan pedalaman kalimantan yang menjadi pembatas dengan desa Rantau Malam Kalimantan Barat. Bagi pelintas jalur ini tidak dianjurkan berjalan sendiri tanpa didampingi warga lokal. You know lah. Ada habitat menarik di sepanjang perjalanan ini. Ketika kami mulai memasuki wilayah Hulu Rabang (Sungai kecil bercabang dua) … Continue reading

Posted in Catatan Perjalanan | Leave a comment

Mengenalkan Kebijakan Fiskal Ke Masyarakat Suku Adat Dayak Ud Danom

Pak Djamal masih sibuk membolak-balikkan buku berwarna biru itu sesekali membaca resensi singkat di belakang buku. Beliau lebih tertarik dengan buku tebal dengan 666 halaman yang masih dibungkus plastik dibandingkan buku lainnya. “Kalau Buku Kebijakan Fiskal itu kami bawa untuk Bapak dan Ibu Guru di sini pak. Barangkali bisa jadi bahan bacaan dan menambah wawasan biar tidak kalah informasi dengan … Continue reading

Posted in Catatan Perjalanan | Leave a comment

Kami Anak-Anak Hulu Sungai, Kak

Saat kami mandi di sungai sore hari, kami berjumpa masyarakat dayak dengan berbagai macam kegiatan. Terlebih anak-anak di sini sangat familiar dengan sungai. Hampir tiap hari hidupnya tidak bisa lepas dari sungai. Jika di sepanjang sungai Melawi dan Serawai airnya keruh karena aktivitas tambang emas ilegal, di desa Rantau Malam airnya sangat jernih. Selain merupakan hulu sungai Serawai, tidak ada … Continue reading

Posted in Catatan Perjalanan | Leave a comment

Anak Berambut Pirang Itu Ternyata Monyang

Dalam foto sebelumnya ketika kami baru sampai di kantor TN, ada anak berambut pirang yang mengunjungi kami saat beristirahat. Dia datang bersama Pak Hatta yang kemudian enggan melepas bola kaki berwarna kuning yang kami bawa dari tangannya. Sebelumnya kami tidak sadar kalau anak berambut pirang itu ternyata anak yang bermain bersama kami di kantor TN. Dia adalah Monyang. Anak laki-laki … Continue reading

Posted in Catatan Perjalanan | Leave a comment

Sambutan Hangat Masyarakat Suku Dayak

Ketika kami baru saja tiba di kantor Taman Nasional (TN) yang letaknya di samping gubuk SD, Ibu Guru Marsianah menemui kami. Kami berbincang tentang buku bacaan dan alat peraga yang kami bawa dari Pontianak dan Jakarta. Bertukar pengalaman tentang bagaimana kisah dan kasih mengajar di pedalaman Kalimantan selama 20 tahun. “Setahu saya tidak ada guru honorer maupun pegawai dari luar … Continue reading

Posted in Catatan Perjalanan | Leave a comment

Siswa Paling Cerdas di Rantau Malam

Namanya Arga. Hobinya mengangkat tangan ketika kami hendak mengajukan pertanyaan kepada anak-anak di sini. Setiap kali kami melempar pertanyaan, dia selalu bisa menjawab. Dan semua jawabannya selalu benar. Kata Ibu Gurunya, Arga memang anak paling aktif di kelas. Nah foto ini adalah momen ketika kami belum mengajukan pertanyaan, tetapi dia sudah mengangkat tangan duluan. Kebetulan kami masih punya merchandise Seminar … Continue reading

Posted in Catatan Perjalanan | Leave a comment

Pengalaman Mengajar SD di Pedalaman Kalimantan

Hampir genap 2 minggu kami berada di desa paling ujung pedalaman Kalimantan ini. Tidak ada sinyal. Tidak ada internet. Tidak ada listrik. HP sebagus apapun tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya. Kebanyakan dari mereka adalah anak-anak dari masyarakat suku dayak yang tinggal di hulu sungai. Tiap hari hidupnya tidak bisa lepas dari sungai. Karena bagi mereka sungai adalah sumber kehidupan. Banyak … Continue reading

Posted in Catatan Perjalanan | Leave a comment