Satu Hari di Bulan Mei

Satu hari di bulan Mei
Anak-anak sekolah berjejer rapi di bawah tiang bendera, bersikap hormat
Bersiap tuk mendengar sebuah kisah indah tentang kemerdekaan
Merdeka dari segala bentuk kebodohan, penjajahan akal pikiran

Satu hari itu menjadi saksi seluruh negeri
Atas kebebasan berekspresi di bangku sekolahan
Dari cengkeram tangan besi kolonial Belanda bahwa si miskin tak boleh duduk di bangku
Sedangkan si kaya dan turunan Belanda menjadi raja, itu dulu
Kini semua sama. Tut wuri handayani

Wahai generasi muda, berjuanglah. Tantangan itu terbuka di tanganmu
Jangan biarkan Sang Pelopor itu merasa sendiri
Di setiap tahun kau rayakan itu, satu hari di bulan Mei
Bulan kebangkitan mencerdaskan kehidupan bangsa

This entry was posted in Coretan Puisi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>