Metafora Seorang Guru, Seorang Ibu

Kata-kata yang masih teringat jelas di otakku. Diam. Senyap. Hening
Seorang guru membakar semangat anak didiknya berapi-api
Logika tentang keindahan kata-kata dan kejaiban bahasa
Membumi bersama majas metafora di depan kelas
 
Ketika sembarut senja di langit jingga pertanda duka hari itu
Seorang Guru, Seorang Ibu
Meninggalkan anak didiknya tuk selama-lamanya
Metafora kini menjadi saksi kepergiannya
 
Raut ceria tadi siang berubah seketika, bermuram durja
Terbayang orasi olah kata. Bergelut dengan debu kapur di atas papan
Bangku-bangku kosong pengisi ruang kelas tunduk, terdiam
Mengiringi kesedihan sang pahlawan tanpa tanda jasa
 
Tulisan-tulisan di papan itu masih belum terhapus dalam logika
Inspirasinya belum hilang oleh coretan kapur-kapur baru
Terbawa oleh semangat tumbuh seribu
Sang ibu guru bersama metafora tulisannya

This entry was posted in Coretan Puisi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>