Monthly Archives: April 2015

Tawaran Konsep Smart City dari Almere City

Apakah anda pernah mendengar nama Stefano Lilipaly? Ya. Pemain sepakbola berdarah Indonesia-Belanda itu kini resmi menyandang predikat warga negara Indonesia. Lilipaly tidak harus menunggu lama dinaturalisasi oleh PSSI setelah penampilan pemain Almere City ini memukau pencari bakat nasional. Bakat Lilipaly yang tidak dimanfaatkan oleh Timnas Belanda dimanfaatkan oleh PSSI untuk membela Indonesia di kancah internasional. Almere City, kota yang dijadikan … Continue reading

Posted in Holland Writing Competition 2015 | Tagged , , , , | Leave a comment

Syair Sendu: Ketika Lahan Pemakaman Semakin Sempit

Jika tanah ini terlalu sempit untuk jasadmu Tak berarti bumi menolak kebaikanmu Sudah berapa juta manusia yang beranak-pinak Dan ribuan gedung yang sudah dibangun Sehingga tanah menjadi habis. Terkikis Terdesak oleh beton-beton buatan manusia Jasadmu pun seolah tak punya tempat berbaring dengan nyaman Karena lahan bersemayam semakin sedikit (Penyair Anonim, 2015) Syair di atas adalah bentuk kerisauan sang penyair akan … Continue reading

Posted in Holland Writing Competition 2015 | Tagged , , | Leave a comment

Polder System, Tata Kelola Air yang Menakjubkan

Pernahkah sesekali anda membayangkan bahwa manusia bisa membangun kota di bawah laut? Mereka bisa hidup harmonis dan membangun peradaban dunia dari bawah laut? Saran saya, jangan pernah bayangkan itu semua! Karena kota bawah laut adalah kenyataan. Belanda adalah contohnya. Hampir setengah wilayah Belanda berupa rawa dan dataran rendah yang berada di bawah permukaan laut. Netherland atau yang kita kenal dengan … Continue reading

Posted in Holland Writing Competition 2015 | Tagged , , | Leave a comment

Metafora Seorang Guru, Seorang Ibu

Kata-kata yang masih teringat jelas di otakku. Diam. Senyap. Hening Seorang guru membakar semangat anak didiknya berapi-api Logika tentang keindahan kata-kata dan kejaiban bahasa Membumi bersama majas metafora di depan kelas   Ketika sembarut senja di langit jingga pertanda duka hari itu Seorang Guru, Seorang Ibu Meninggalkan anak didiknya tuk selama-lamanya Metafora kini menjadi saksi kepergiannya   Raut ceria tadi … Continue reading

Posted in Coretan Puisi | Leave a comment

Sinopsis Tetangga Masak Gitu : Jogging Yuk !

Bintang sudah lama tidak berolahraga. Karena itulah dia merasa badannya mulai melar. Dia takut dengan badannya yang semakin melar, Bastian perlahan-lahan akan meninggalkan dirinya. Bintang butuh latihan cardio yang bisa menurunkan berat badan dengan cepat. Tanpa sepengetahuan Bastian, Bintang curhat tentang masalahnya ke Angel. Angel menyarankan pada Bintang agar meluangkan waktu untuk jogging di taman. Jogging adalah aktivitas cardio yang … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Satu Hari di Bulan Mei

Satu hari di bulan Mei Anak-anak sekolah berjejer rapi di bawah tiang bendera, bersikap hormat Bersiap tuk mendengar sebuah kisah indah tentang kemerdekaan Merdeka dari segala bentuk kebodohan, penjajahan akal pikiran Satu hari itu menjadi saksi seluruh negeri Atas kebebasan berekspresi di bangku sekolahan Dari cengkeram tangan besi kolonial Belanda bahwa si miskin tak boleh duduk di bangku Sedangkan si … Continue reading

Posted in Coretan Puisi | Leave a comment