Diet daud ala bagusrosyid.com mampu menurunkan berat badan 15 kg dalam waktu 1,5 bulan

Berbagi cerita tentang pengalaman saya menurunkan berat badan. Semoga bermanfaat.

Cedera Engkel yang Menyakitkan

Awalnya saya tidak pernah berpikir untuk menurunkan berat badan. Peristiwa awal desember 2014 lah yang membuat saya sadar untuk memperhatikan kesehatan. Saya bermain futsal kembali setelah sekian lama absen dalam dunia perfutsalan. Namun karena kecerobohan saya sendiri akhirnya saya terjatuh saat mengejar bola sehingga mengakibatkan tulang engkel saya bergeser. Sakit sekali sampai-sampai telapak kaki saya mati rasa. Tak bisa digerakkan seperti biasa. Pantas saat itu juga saya tidak bisa berdiri dan harus dibopong keluar lapangan.

Seorang teman menyarankan saya agar langsung dibawa ke ahli tulang Cimande yang tinggal di Percetakan Negara. Dengan diantar seorang teman saya pergi ke ahli tulang tersebut. Sesampai di sana bapak haji memeriksa engkel saya dan beliau menyatakan tulang engkel saya bergeser dari posisi aslinya namun tidak sampai retak. Saat diurut dengan campuran minyak Cimande dan putih telur ayam kampung, saya meronta-ronta luar biasa sakitnya. Di rendam dengan air panas 100 derajat celcius. Selama 3 hari berturut-turut saya begadang karena ketika maghrib berselang hingga selepas Subuh, otot-otot tulang di sekitar engkel mulai berontak meminta perhatian. Semalam suntuk kaki saya terasa dipijit-pijit dan saya harus mengerang kesakitan sendirian. Efek Cimande mulai terasa. Saya harus berobat jalan selama seminggu penuh untuk mengembalikan tulang engkel seperti semula. Bapak haji berkata bahwa saya kelebihan berat badan sehingga tulang engkel saya tidak mampu menumpu badan saya ketika saya terjatuh.

Hampir 2 minggu setelah kejadian itu saya tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasa. Selama sebulan saya berjalan tidak normal sehingga muncul keinginan dari diri sendiri untuk segera pulih dan dapat bermain futsal kembali. Terlebih naik gunung! Karena dengan cedera engkel saya tersebut, akhir desember 2014  saya gagal untuk eksplore hutan Kalimantan dan gagal melanjutkan ekspedisi Seven Summit ke enam yakni Gunung Bukit Raya. Padahal tiket PP Jakarta-Pontianak sudah di tangan. Namun kandas.

Keinginan untuk Sembuh

Tumbuh keinginan kuat dari dalam diri saya untuk segera sembuh. Meskipun dari ke hari saya sudah bisa berjalan namun saya harus menahan sakit di sekitar telapak kaki bagian bawah. Sehingga saya memutuskan untuk berlatih berjalan di setiap ada kesempatan. Saya melatih kaki ke mana saja, membeli makan sendiri, ke masjid, atau hanya sekedar ke warung dan minimarket. Hingga akhirnya saya memberanikan diri untuk latihan lari untuk menguatkan tulang engkel. Sakit memang.

Dengan realita seperti itu saya harus mengalahkan rasa malas dan bosan. Berkali-kali niatan itu hampir tersungkur namun saya selalu mengingat-ingat misi awal. Yaitu berlari, cepat sembuh, dan bisa naik gunung lagi. Meskipun harus mengorbankan waktu.

Diet Daud Ala bagusrosyid.com

Terpikir kembali oleh saya, selain menyembuhkan luka engkel yang mendera, sepertinya timing seperti ini adalah waktu yang pas untuk menurunkan berat badan. Karena hampir tiap kali saya berniat menurunkan berat badan sebelum-sebelumnya, saya selalu gagal. Karena komitmen dan konsistensi niat tersebut harus kandas oleh lezatnya aroma makanan. Sehingga saya berazzam kepada diri sendiri untuk menjaga komitmen dan konsistensi. Saat saya cedera engkel berat badan saya mencapai 75 Kg karena sebelumnya saya jarang olahraga. Dengan diet daud berat badan saya turun 15 kg dalam waktu 1,5 bulan. Sekarang berat badan saya sekitar 60 Kg. Berikut tips-tips diet daud ala bagusrosyid.com :

1. Puasa Sunnah Daud. Untuk membunuh nafsu makan yang berlebihan saya mencoba untuk berpuasa sunnah, hal yang jarang saya lakukan belakangan ini. Saya memilih untuk berpuasa sunnah Daud yaitu sehari berpuasa sehari kemudian tidak berpuasa. Dan alhamdulilah dengan metode puasa Daud ini cukup ampuh untuk membunuh nafsu makan yang kesetanan. Tentu, agar kita sekaligus mendapat pahalanya harus disertai puasa sunnah. Bukan semata-mata untuk menurunkan berat badan. Untuk sahur, saya makan putih telur rebus 3 buah dan vitamin C. Untuk berbuka puasa kadang saya makan pisang, roti, buah-buahan dan kadang-kadang juga gorengan. Namun hati-hati, jangan sampai seperti orang kalap setelah buka puasa. Hehe.

2. Olah fisik. Saya memilih jogging. Meskipun di kantor ada fasilitas fitness saya tidak pernah memanfaatkannya. Hal ini didasari karena saya lebih senang berlari melewati taman-taman hijau sambil melihat pertandingan sepakbola live jika jogging tracknya adalah lapangan bola. Selama 1,5 bulan saya tidak pernah absen berlari meskipun sedang berpuasa. Saya tiap hari berlari. Terkadang jika masih semangat dalam sehari bisa 2 kali, pagi dan sore. Dalam sehari rata-rata saya bisa berlari 5-10 km. Jika hujan, saya menjajal naik turun tangga gedung di kantor yang tingginya 8 lantai itu.

3. No Rice and No Ice Cream. Dua hal yang sangat saya hindari selama 1,5 bulan belakangan. Untuk kebutuhan karbohidrat saya mengganti nasi dengan pisang, roti, tahu mentah, atau buah yang mengenyangkan seperti pepaya. Memang awalnya sangat berat karena manusia hidup pasti butuh nasi terlebih masyarakat Indonesia. Namun perlahan saya bisa melakukannya dengan dorongan yang kuat dan mengingat-ingat misi di awal. Yang paling penting bagi saya adalah boleh makan apa saja asalkan dimakan di waktu pagi dan siang. Tentu dengan memperhatikan kadar asupan garam juga.

4. Ngemil Buah. Ketika saya butuh camilan/snack, saya mengganti makanan ringan dengan ngemil buah. Seperti semangka, melon, nangka, sawo, mangga, jeruk, salak, dan rambutan. Tapi saya tidak menghindari gorengan. Saya juga makan gorengan hampir tiap hari meskipun dibatasi jumlahnya. Selain itu saya juga masih menikmati segelas kopi untuk menyegarkan pagi. Karena menikmati kopi hitam di kampung kami Tulungagung Jawa Timur sudah menjadi tradisi yang mengakar di kala pagi hari.

5. Pola Tidur. Jam tidur saya ubah, tidak boleh begadang atau melebihi jam 11 malam. Kecuali hari Sabtu dan Minggu karena saya penikmat Liga Premier yang jam tayangnya malam hari. Hal ini saya lakukan agar bisa bangun tepat waktu sebelum Subuh, sehingga ketika besoknya puasa saya bisa makan Sahur.

6. Pola Makan. Saya membatasi jam makan sampai Isya’ sekitar jam setengah 8 malam. Meskipun kadang-kadang kebobolan juga untuk makan buah dan cemilan ringan lainnya ketika di atas Isya’. Hehe.

7. Perbanyak Sayur. Untuk kelengkapan makanan sehat, saya makan sayur rendah garam. Ketika saya membeli sayur di warung makan, sebagian kuahnya saya ganti dengan air panas. Selain sayurnya menjadi hangat kembali juga mengurangi kadar garam.

8. Minum Air Putih Hangat. Untuk menjaga kestabilan cairan sebelum dan sesudah jogging saya perbanyak minum air putih hangat. Hal ini saya lakukan juga ketika malam hari selepas Isya’ agar perut tidak terasa lapar. Tapi ketika malam sebelum tidur jangan terlalu banyak minum air agar di tengah malam anda tidak kebelet dan terbangun.

Demikian tips-tips diet daud ala bagusrosyid.com semoga bermanfaat dan menginspirasi. Yang terpenting ingat kata kuncinya, komitmen dan konsisten. Cara apapun yang anda lakukan untuk menurunkan berat badan kalau kedua hal tersebut anda abaikan saya pastikan anda pasti gagal. Malahan bisa-bisa berat badan bertambah karena polanya tidak teratur.

Salam Sukses.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 Responses to Diet daud ala bagusrosyid.com mampu menurunkan berat badan 15 kg dalam waktu 1,5 bulan

  1. Bunda Dhini says:

    Assalamualaikum Wr.Wb,,saya baru saja membaca testimoni Bapak tentang efektifnya puasa Daud untuk menurunkan berat badan karena saya memang sedang mencari referensi untuk menunjang upaya saya untuk menurunkan berat badan yang selalu gagal,,tapi apa saya terlewat baca ya dari pengalaman Bapak di atas Bapak tidak menyebut usia Bapak. So far terimakasih ya sudah berbagi pengalaman,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>