Kiat Menulis Puisi

Apa yang ada di benak kita jika mendengar kata-kata dalam puisi? Rumit, romantis, indah, ataukah membosankan? Tentunya setiap orang mempunyai pandangan sendiri. Namun menurut pengalaman saya selama menjadi penulis, kebanyakan orang menganggap sebuah puisi itu selalu romantic. Entah puisinya itu sendiri atau penulisnya. Hal apapun jika sudah berbau kata-kata yang puitis seolah-olah tidak bisa dipisahkan dari romantisme kehidupan dan cinta.

.
Puisi adalah sebuah seni merangkai-kata sehingga menciptakan sebuah kalimat menjadi enak dibaca, didengar dan dirasakan. Dibumbui dengan suasana magic yang kental dengan aroma romantisme dan dunia percintaan. Tapi tidak semua kata-kata dalam puisi selalu terkait dengan cinta. Adakalanya seorang penulis dalam menulis puisi menyertakan tema-tema diluar cinta seperti perjuangan, kritik, olahraga, keindahan dan lain-lain. Jadi sebenarnya puisi adalah sebuah kata-kata biasa yang mempunyai daya tarik melebihi kata-kata itu sendiri.

.
Hal yang ditakuti oleh seseorang terkait dengan penulisan puisi adalah menulis puisi itu sendiri. Ketakutan itulah yang dimanfaatkan oleh magicnya puisi untuk membuat seseorang semakin takut menulis puisi. Padahal menulis puisi itu mudah jika kita fokus dan berniat untuk menulis.

.

Jika tidak ada niat menggerakkan hati, menulis sebuah puisi akan terasa sulit. Sebagai penulis saya ingin membagi pengetahuan tentang bagaimana menulis puisi agar terlihat simple dan mudah. Adapun langkah-langkah menulis puisi itu adalah:

.
1.    Niat untuk menulis
Semahir apapun kita dalam hal menulis puisi jika tidak terbersit niat, maka tidak akan menjadi sebuah puisi. Niat muncul karena adanya dorongan motivasi dari diri sendiri untuk menggerakkan jari.

.
2.    Ide penulisan
Terkadang ide tertahan dalam angan-angan, belum sempat untuk menggoreskan angan-angan dalam bentuk tulisan. Biasanya ide bisa diperoleh dari pengalaman atau pengamatan dari lingkungan sekitar. Semakin sering kita menulis sebuah puisi tentu akan dengan mudah mendapatkan ide , entah darimana saja.

.
3.    Mood saat menulis
Menulis puisi juga sangat terikat kondisi emosional kita. Disaat hati sedang bahagia dan mempunyai keinginan menulis puisi saat itu juga, maka akan mudah bagi seorang penulis.

.
4.    Pemilihan tema
Pilihlah tema sesuai dengan kondisi kita. Seadanya, sekenanya, dan sedapatnya. Tema tidak harus sulit, sebuah tema yang simple juga bisa menelurkan sebuah puisi meski sangat sederhana.

.
5.    Berani untuk menulis mulai sekarang
Mulai sekarang beranikan diri anda untuk menulis puisi meski merasa tak indah atau merasa kurang puitis. Walaupun hanya satu baris kalimat yang dihasilkan dari anda menulis.

.
6.    Jangan terbebani
Hal terpenting sebelum menulis puisi jangan pernah terbebani dengan tulisan kita. Jangan pernah berpikiran puisi nanti layak dipublikasikan atau dihasilkan.

.
7.    Perbanyak pengalaman menulis puisi
Berbagai kemudahan dalam menulis puisi bisa ditemukan saat kita sering menulis. Semakin sering menulis puisi kita akan terbiasa.

.
8.    Rasakan dan nikmati
Ada hal lebih dalam menulis puisi. Selain hasil puisi kita, ada juga perasaan senang saat proses menulis itu sendiri. Puisi tak ubahnya sebuah curahan hati. Maka nikmati dan rasakanlah saat-saat proses penulisan itu sehingga perasaan terasa lepas dan damai.

.
#Lumire, 11 Januari 2012
pict

This entry was posted in Asyiknya Menulis. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>