Monthly Archives: January 2012

Filsafat yang Menyenangkan

 

 

Ternyata kaca memunculkan semangat baru menginstropeksi sejarah yang dianggap hilang itu. Dan seandainya saja kaca-kaca itu berbicara dan menanyakan “Bagaimanakah mimpi itu?” Dengan senang hati akan kita jawab, “menyenangkan.”

 

Jika kita mempunyai sebuah cermin dan kita menatap siapakah diri kita pada pantulan kaca yang ada di dalamnya, ada banyak kisah yang bisa kita tangkap dari biasnya cahaya. Tentu dari sudut pandang yang berbeda-beda. Adakalanya kita akan mendapati sebagian dari tubuh kita atau bahkan sama sekali tidak menemukan keberadaan tubuh kita tatkala posisi tubuh berada di pinggir kiri atau kanan dari cermin. Dan yang kita dapatkan hanyalah bagian ruang dari sisi lain yang dipantulkan cermin. Sedangkan jika kita menggeser sedikit saja ke tengah kaca, kita mampu melihat sebagian dari tubuh kita. Begitu seterusnya sampai tepat di depan cermin. Kita bisa saja mendapati tubuh secara sempurna di cermin.

 

Menyenangkan jika kita mampu bermain-main dengan kaca. Dengan kaca kita tak perlu bersusah payah melihat musuh secara berhadap-hadapan. Dalam keadaan membelakangi mereka pun kita mampu melihatnya dengan memanfaatkan pantulan bayangan kaca. Sedangkan kita bersiap-siap mempersiapkan senjata untuk menangkis serangan yang datang. Selain itu kaca merupakan sebuah benda yang memiliki manipulasi tingkat dewa. Kaca mampu menangkap cahaya, melihat bagian-bagian yang tidak tergapai oleh terbatasnya mata atau sebagai alat introspeksi diri kekuatan dan kelemahan kita. Kaca memegang peranan penting untuk mengetahui kesenangan-kesenangan yang masih tersembunyi.

 

Kaca. Keberadaannya bukan hanya sebuah dalam sebuah cermin atau dipajang pada etalase-etalase barang-barang mewah, tetapi kaca dapat kita temukan pada diri kita. Sistem kaca dalam tubuh kita mampu mendeteksi secara dini intrik-intrik dan pola pikir rasional maupun imaginer. Secara rasional sistem kaca dapat melihat kebelakang introspeksi akhlak dengan normative sedangkan secara imaginer kaca dapat menerangkan mimpi dan harapan. Mimpi yang selama ini dikatakan orang-orang sebagai sebuah perwujudan maya dari keinginan dapat diatur ulang melalui system kaca tanpa harus melihatnya secara nyata dalam dunia kita. Karena mimpi adalah hak meskipun keberadaanya tidak dapat kita definisikan dengan akal yang logis.

 

Filsafat ini menyenangkan. Ketika kita tidak dijejali oleh kenyataan yang dapat memenuhi otak seperti logika matematika sederhana. Namun dengan pemahaman dan pemikiran kita filosofi itu dapat dijabar sesuai kebutuhan mimpi. Kembali lagi ke hadapan cermin, jika mimpi itu ibarat sebuah cermin atau kaca maka mimpi haruslah merepresentasikan segala hal yang ada di cermin atau kaca. Bayangkan seandainya elemen-elemen mimpi dapat kita lihat di kaca. Betapa luas yang mampu kita lihat. Bukan kaca mikroskopis atau kaca yang berupa lensa cekung atau cembung tetapi kaca yang bersifat memantulkan cahaya seperti sebuah cermin.

 

Namun kembali lagi ke pola pikir masing-masing, sebuah mimpi dapat terlaksana di dunia nyata tergantung bagaimana kita mendefinisikannya. Dalam cermin kita melihat suatu hal yang fantastis sedangkan kita ingin mewujudkannya maka kaca akan merekam segala kejadian itu dalam memorinya. Sedangkan kita hanya mampu mendikte berulang-ulang pikiran itu ke dalam alam bawah sadar kita sampai benar-benar terwujud. Lantas bagaimana jika kita bisa melihat seluruh isi dunia dalam cermin? Jawabannya ada dua bisa saja terjadi atau tidak.

 

Mimpi adalah cerminan sebuah harapan. Dan harapan muncul karena semangat untuk bergerak dan mempertahankan kehidupan yang menyenangkan. Menyenangkan sekali jika kita masih punya mimpi sampai dewasa. Meskipun saat kanak-kanak kita dipaksa untuk memelihara mimpi tetapi mimpi itu ternyata adalah harapan itu sendiri. Dan jika kita menoleh ke belakang melalui sebuah kaca dalam cermin tentu mimpi itu akan bisa kita lihat dan betapa hebatnya arti sebuah mimpi. Kaca merekam segalanya. Kaca mampu mengiringi sejarah harapan yang kita sendiri tak pernah mencatat dan mengira bekas-bekas itu sudah hilang. Ternyata kaca memunculkan semangat baru menginstropeksi sejarah yang dianggap hilang itu. Dan seandainya saja kaca-kaca itu berbicara dan menanyakan “Bagaimanakah mimpi itu?” Dengan senang hati akan kita jawab, “menyenangkan.”

 

#Gedung Angkuh, 31012012

pict

Taktik Tiki-Taka Anas

Kepamoran Anas memang di bawah SBY. Namun jika SBY dan pimpinan elit Demokrat menyerang Anas, bukan tidak mungkin Anas meraung dan melakukan hara-kiri ala Jepang, mati bersama-sama    Istilah tiki-taka identik dengan klub sepakbola Barcelona. Kemampuannya yang cantik mengubah si … read more

Tertipu Iklan 1

. Soni terprovokasi oleh iklan yang dibintangi Agus Ringgo Rahman dan Christian Sugiono. Ceritanya, Agus Ringgo memakai pembersih muka kemudian membasuh mukanya di wastafel. Setelah wajah Ringgo diangkat dan bersih ternyata wajahnya berubah menjadi Christian Sugiono. Wajah yang semula pas-pasan … read more

FBI (Fans Berat Inul)

   ‘‘Pokoke josh. Kowe bakalan merem melek’’, kata Gimin kepada Soni.  . Orang-orang di daerah pedesaan sangat senang jika ada hiburan semacam dangdut, konser, atau pagelaran wayang yang diadakan di daerahnya. Tak ubahnya seperti Soni dan Gimin. Mereka adalah salah … read more

In Xanadu Did Cubla Khan

In xanadu did cubla khan A stately pleasure dome decree Where alph, the sacred river, ran Thro caverns less to measure M Down to a sunless sea   Syair di atas sangat sederhana. Meskipun begitu, syair yang sangat Australia sekali … read more

Bojo Ayu lan Manak-an

 Bojo Ayu lan Manak-an(Istri Cantik dan Gampang Punya Keturunan) . Ojo akeh-akeh to jupuk bathi iku. Tak dongakke kowe oleh bojo sing ayu, manis lan manak-an (Jangan banyak-banyak kalau ambil laba. Aku doain kamu dapat istri cantik, manis dan gampang … read more

Esa Ala

. Tuhan ternyata tak hanya indah Namun tuhan lebih dari hanya kata-kata keindahan Tuhan menciptakan Esa Ala, keindahan tak tersentuh Keindahan yang masih terjaga utuh . Gelap bukan berarti tidak indah Gelap adalah permulaan dari waktu Untuk menemukan keindahan-keindahan Sebuah … read more