Salamun ‘Alaik

Bulir-bulir pasir di gurun pun terpana

 

Wajahnya bagai sinar matahari

Bersinar menyinari bumi

Salamun ‘Alaik

Duhai Nabi sang kekasih

 

Harum akhlakmu

Menjadi benih dan semai bunga mekar semerbak

Wangi cinta kasihmu

Menambah kasih sayang umat manusia

Ya Habib, Ya Rasul

Pesona tiada tara sang utusan tuhan

Kesabaran yang selalu diuji, caci maki

Selalu jadi pandangan setiap hari orang yang membenci

Namun engkau bak rembulan yang bersinar cerah

Meski mendung menutupi cahayanya

Sinar senyummu selalu mempesona

 

Ya Nabi, engkau selalu sabar menghadapinya

Engkau rela walaupun tak mengurangi sifatmu yang bijaksana

Gelap malam gulita tak lagi hitam

Kini terbuka luas bagai padang sahara

Bulir-bulir pasir di gurun pun terpana

Salamun ’alaik, rinduku padamu di surga

Salamun ‘alaik, ya habib ya Muhammad

#Rawamangun, November 2011

This entry was posted in Coretan Puisi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>