Apa Pendapat Bapak Tentang Wanita?

Peristiwa ini terjadi di sebuah tempat di Jakarta pada tahun 1989-an. Seorang wartawan mewancarai beberapa orang untuk mengetahui pendapat orang-orang tentang wanita. Orang pertama yang diwawancarai adalah seorang tukang bakso.

Wartawan                  : “Apa pendapat bapak tentang wanita?”

Tukang Bakso         : “Menurut saya wanita itu ibarat semangkuk bakso. Ada mie, kuah, bakso, bawang goreng, kecap, sambel dan saos. Enaknya dimakan selagi hangat dan saat udara dingin. Wanita itu sharusnya seperti istri saya (sambil mengeluarkan dompet dan menunjukkan sebuah foto di dalamnya)”.

Orang kedua yang diwawancarai adalah seorang tukang sol sepatu.

Wartawan                  : “Apa pendapat bapak tentang wanita?”

Tukang Sol                : “Menurutku ya mas, wanita itu harus pandai menjahit. Seperti aku menjahit sepatunya mas yang robek ini. Wanita harus bisa menyatukan keluarganya yang sudah sobek dengan segala cara. Dengan lem, dijahit dengan benang atau bisa dua-duanya.”

Orang ketiga yang diwawancarai adalah seorang eksekutif muda dari perusahaan swasta.

Wartawan                  : “Apa pendapat bapak tentang wanita?”

Eksekutif Muda     : “Menurut saya wanita itu ibarat pelangi yang berwarna-warni. Selalu menghiasi angkasa ketika hujan reda. Wanita adalah pelengkap seorang lelaki untuk mengarungi kehidupan. Wanita adalah teman dikala hujan, dikala badai, dikala bencana melanda hingga timbul sebuah aurora yang indah. Bagiku wanita adalah segalanya (seolah-olah dia sedang membaca sebuah puisi).”

Orang keempat yang diwawancarai adalah karyawan sebuah bank milik pemerintah.

Wartawan                  : “Apa pendapat bapak tentang wanita?”

Karyawan Bank     : “Menurut gue wanita itu menyukai lelaki seperti gue. Wanita itu akan menjadi putri malu ketika dirayu, menjadi terluka ketika disakiti, menjadi keras ketika dibohongi, senang dikala digoda lelaki. Yang pasti menurut gue wanita itu nafsunya lebih gedhe dibanding laki-laki.”

Wartawan                  : “Wah sepertinya bapak sangat mengenal wanita. Bagaimana cara bapak mengenal wanita?”

Karyawan bank     : “Jelaslah gue tahu wanita. Gue sebelum jadi laki-laki kan pernah jadi wanita (dengan gaya dan nada mirip waria).”

Wartawan                  : @#$%^&*

 

Sumber gambar : google.com

#Le Grandeur, November 2011

This entry was posted in Senyuman Humor and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>